Ulasan lengkap seputar dunia Smartphone

Fungsi RAM Besar Pada Smartphone Beserta Keuntungannya

Jika disuruh untuk memilih antara ketinggalan dompet atau smartphone Anda dirumah, apakah yang Anda pilih? Jawabannya bisa berbeda-beda.

Saat ini kita ‘mungkin’ hidup di zaman dimana kita lebih memilih ketinggalan dompet daripada smartphone yang ketinggalan di rumah. Kenyataannya memang sebagian besar dari kita tidak bisa lepas dari yang namanya smartphone.

Tidak percaya? Coba sehari saja untuk tidak menggunakan smartphone. Saya yakin, pasti tangan Anda terasa gatal ingin membukanya.

Sama, saya juga begitu.

Perkembangan smartphone juga semakin pesat, para produsen smartphone saling berlomba untuk menghadirkan gadget dengan beragam fitur canggih dan spesifikasi terbaru. Mulai dari layar yang bisa dilipat, sensor kamera beresolusi tinggi, prosesor super cepat, dan juga kapasitas RAM sangat besar dan mulai menyaingi RAM sebuah laptop. Lho?

Iyah, saat ini banyak terdapat smartphone yang mempunyai kapasitas RAM 4 GB. Bahkan kini beberapa vendor smartphone memproduksi beberapa smartphone dengan kapasitas RAM hingga 6 GB.

Dan hal ini pasti membuat kita bertanya-tanya, buat apa RAM sebesar itu? Apakah benar smartphone membutuhkan RAM sebesar itu? Apakah RAM besar tidak mempengaruhi daya tahan baterai?

Sebenarnya, apa fungsi RAM besar pada smartphone? Dan apa keuntungannya?

Berdasarkan pertanyaan diatas, maka saya ingin menulis artikel ini karena mungkin ada beberapa orang yang belum benar-benar paham apa fungsi RAM besar pada smartphone dan juga keuntungan yang di dapatkan.

Baca Juga : Gagal Install APK di Android? Begini Cara Mengatasinya

Fungsi RAM Smartphone

RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu memori yang membantu kinerja prosesor dan untuk menyimpan file-file yang bersifat sementara. Contohnya, saat kita melakukan multitasking seperti melakukan browsing , chatting atau streaming pada waktu bersamaan, maka history atau video yang pernah kita putar akan diproses dan tersimpan sementara di RAM.

Silahkan baca di Wikipedia untuk penjelasan lebih lengkapnya.

Masih bingung? Perhatikan gambar di bawah ini untuk mempermudah.

Contoh diatas menggambarkan pada saat kita membuka beberapa aplikasi sekaligus atau multitasking. Ada beberapa aplikasi yang sedang berjalan (running apps), baik yang di foreground (aplikasi yang sedang di tampilkan di layar) maupun yang berjalan di background (aplikasi yang di sembunyikan dari layar tetapi masih tetap berjalan), sedangkan sisanya (yang berwarna gelap) adalah ruang kosong pada RAM.

Dengan kondisi seperti diatas, maka proses multitasking bisa berjalan dengan ringan dan lancer, karena RAM masih bisa menampung data pada aplikasi yang sedang dibuka. Hal ini akan membantu kinerja prosesor agar dapat membaca data pada sebuah aplikasi dengan cepat.

Baca juga :Cara Menyembunyikan File, Foto dan Aplikasi Di Android?

Lalu, jika ada kondisi dimana RAM yang digunakan menyisakan sedikit ruang kosong, dimana aplikasi ini tergolong cukup berat seperti game HD misalnya, bagaimana?

Jika RAM tidak mampu menampung semua aplikasi yang kita jalankan, maka perangkat akan secara otomatis menutup aplikasi yang sedang berjalan di background dan memberikan ruang untuk aplikasi baru yang dijalankan karena aplikasi yang sedang ditampilkan di layar lebih di prioritaskan. Nah, pada proses ini biasanya perangkat akan mengalami proses yang tersendat (nge-lag).

Kinerja prosesor pada saat membuka sebuah aplikasi baru lebih berat, karena harus mengambil data aplikasi dari awal. Berbeda jika aplikasi tersebut sudah diproses sebelumnya tersimpan di RAM, maka prosesor hanya perlu membaca yang telah tersimpan pada RAM, proses ini akan terasa lebih ringan dan cepat.

Saya anggap sampai disini sudah paham, mari kita lanjutkan lagi.

Jika dalam kondisi RAM penuh karena sedang menjalankan beberapa aplikasi, maka proses multitasking akan terasa berat karena pemrosesan data sepenuhnya dibebankan pada prosesor. Hal inilah yang menyebabkan suhu perangakat meningkat karena prosesor harus bekerja keras sehingga membuat daya tahan baterai lebih cepat berkurang.

Kemungkinan lain yang dapat terjadi saat RAM penuh adalah aplikasi yang bisa mengalami crash, aplikasi menutup paksa sendiri (force close), atau perangkat mengalami hang, hingga perangkat yang merestart dengan sendirinya.

Jadi kesimpulannya?

Fungsi RAM besar pada smartphone adalah meringankan kinerja prosesor

Jadi, fungsi RAM besar pada smartphone adalah meringankan kinerja prosesor dalam memproses data aplikasi sehingga memperlancar proses multitasking. Tetapi perlu diingat, untuk mendapatkan performa smartphone yang maksimal tidak hanya karena besaran kapasitas RAM saja, namun juga karena dukungan komponen yang lain.

Nah itulah sedikit penjelasan sederhana tentang keuntungan dan fungsi RAM besar pada smartphone. Jika ada koreksi terhadap artikel diatas atau pendapat yang berbeda, silahkan tinggalkan komentar pada kolom di bawah ini.

Jangan lupa untuk terus mengunjungi PonselGue.com untuk mendapatkan artikel mengenai gadget terbaru, dan jangan sungkan untuk membagikan artikel kami.

Semoga bermanfaat 🙂

Baca Juga :

.......

Comments
Loading...