Xiaomi Mi Drop vs SHAREit, Mana Yang Lebih Unggul?

Xiaomi Mi Drop vs SHAREitPonselgue.com | Xiaomi Mi Drop vs SHAREit – Xiaomi memiliki aplikasi yang memungkinkan pengguna berbagi berkas secara nirkabel, yaitu Mi Drop. Selain Mi Drop, ada aplikasi yang mempunyai fungsi serupa, SHAREit, yang juga cukup populer digunakan untuk keperluan berbagi berkas antar perangkat.

Diantara keduanya, manakah yang lebih unggul?

Nah, bagi Anda yang penasaran ingin mengetahui perbandingan antara Xiaomi Mi Drop dan SHAREit, simak beberapa rangkuman poin berikut ini.

Xiaomi Mi Drop vs SHAREit

Tampilan Antarmuka

 Jika Anda pengguna perangkat Xiaomi, tentunya sudah sangat familiar dengan desain interface MIUI versi 8 atau 9. Nah, Xiaomi menerapkan tampilan MIUI ke interface Xiaomi Mi Drop mengadaptasi tampilan MIUI ke antarmukanya. Anda tentu tidak akan merasa kesulitan menggunakannya karena tata letak tombol dan setelan diletakkan dengan baik.

Sementara untuk SHAREit, tampilannya menawarkan karakteristik tampilan yang minimalis dengan warna flat yang sederhana, namun banyak dipenuhi dengan informasi yang kurang dibutuhkan pengguna.

Baca juga : Begini Cara Melacak Lokasi HP Xiaomi Yang Hilang

Unit iklan yang muncul

Foto : Pexels

Nah, salah satu hal yang membuat SHAREit kurang nyaman bagi sebagian orang adalah munculnya unit dalam bentuk kotak pop-up maupun banner. Memang tidak ada yang salah dengan ini karena developer SHAREit tentunya membutuhkan pemasukan finansial dari iklan yang ditampilkan, namun lain halnya dengan Xiaomi Mi Drop.

Dengan tampilan antarmuka yang bersih dengan latar belakang berwarna putih, pengguna tidak akan menemukan satupun unit iklan yang dapat mengganggu user experience selama menggunakan Xiaomi Mi Drop.

Fungsi dan adanya bloatware

Bloatware di SHAREit merupakan aplikasi atau fungsi dalam aplikasi yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan oleh pengguna, namun tidak dapat dihilangkan atau di-uninstall.

Terkait hal ini, Anda akan menemukan perbedaan yang besar pada Xiaomi Mi Drop dan SHAREit. Anda tidak akan menemukan bloatware dalam bentuk apapun di Xiaomi Mi Drop. Dan sebaliknya, SHAREit cukup banyak dipenuhi dengan berbagai aplikasi yang ‘mungkin’ tidak Anda butuhkan, seperti RAM optimizer, APK manager, dan lain sebagainya.

Jika Anda membutuhkan aplikasi transfer data nirkabel yang simpel, Mi Drop merupakan pilihan yang tepat buat Anda.

Baca juga : Cara Ganti Font Xiaomi Semua Tipe Tanpa Root

Ukuran aplikasi

Poin ini tentu sangat penting bagi Anda yang mempunyai perangkat dengan keterbatasan kapasitas memori internal. SHAREit yang memiliki banyak fungsi yang kurang dibutuhkan, tentunya sangat berpengaruh terhadap ukuran aplikasinya yang relatif besar, mencapai 14MB.

Sementara Xiaomi Mi Drop dengan fungsi sederhana dan tampilan minimalis maksimal hanya berukuran 5MB saja. Tentunya Anda bisa memilih mana yang sesuai dari segi ukuran.

Kesimpulan

Dengan fungsi yang sama, Xiaomi Mi Drop dan SHAREit mampu memindahkan berkas tanpa bantuan kabel dengan mudah. Tetapi bukan berarti keduanya tidak mempunyai kekurangan. Meskipun dengan tampilan antarmuka minimalis yang cukup menarik, Mi Drop mempunyai keterbatasan fungsi tambahan seperti yang dimiliki SHAREit.

Akan tetapi bagi pengguna yang memprioritaskan tampilan, ukuran instalasi, serta bloatware yang minim. jelas Xiaomi Mi Drop merupakan pilihan yang paling tepat.

Baca juga : Cara Mengatasi Lupa Pola atau Password Xiaomi Tanpa Reset

Nah, itulah tadi perbandingan perbandingan fitur dari Xiaomi Mi Drop vs SHAREit. Anda lebih memilih yang mana?

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More