Tips Mudah Flash Android Berbasis MTK Dan SPD

2
1

Pernahkan anda dapat kasus bootloop pada android dan berakhir dengan matot atau LCD jadi blank atau bergaris seperti LCD rusak? Jika jawabannya ‘iya’ dan anda belum tau sebabnya kenapa, yok pelajari tips simpelnya disini.

Tulisan ini diperuntukkan untuk teknisi pemula khusus bagian flashing saja.

Sebelum anda flash android perhatikan hal-hal berikut :

  1. Jika kondisi Android anda bisa masuk ke menu, silakan cek versi build-nya (nomor bentukan) lalu cari firmware dengan build yang sama.
  2. Jika kondisi bootloop, silakan masuk recovery, samakan versinya dengan firmware yang akan diflash,  ada beberapa tipe dan merek yang versi buildnya tidak tertera pada recovery mode, namun tidak salahnya anda cek dulu sebelum flash.
  3. Backup firmware hape yang akan diflash dengan menggunakan bantuan dongle untuk antisipasi jika sesuatu terjadi setelah flash dengan firmware dari google.
  4. Jangan full flash, cukup centang system saja atau userdata saja atau nvram saja, tergantung kerusakan pada hapenya. Boleh kita kasih contoh umum, jika seseorang mengalami sakit mata, maka cukup berikan obat sakit mata saja, karena ditakutkan akan terjadi komplikasi penyakit setelah meminum obat tadi.
    Artinya apa? jangan flash full jika kasusnya ringan, cukup flash file yang memang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah kasus hape.

Adapun untuk kasus bootloop, biasanya dianjurkan flash system, userdata dan cache, begitu juga dengan kasus yang blank akibat flash, dianjurkan centang file uboot dan boot saja, dan seterusnya.

Dalam kasus ini, sangat dianjurkan untuk mempelajari fungsi menu pada sp.flashtool sebelum kita flashing. 

Lantas bagaimana dengan chipset SPD?

Untuk kasus ini triknya sama saja, bedanya adalah file PAC baru ter-extract setelah kita add ke research download, kalau file scatter memang sudah posisi ter-extract sebelum kita add ke tool flash, jadi letak persamaan tipsnya disini adalah sama-sama kita centang pada system, userdata, cahce dan file lain yang dibutuhkan untuk menangani kasus hapenya, dikarenakan pada SPD ada file wajib, yaitu ‘fdl’, berarti wajib centang fdl1 dan fdl2, baru dilanjutkan dengan mencentang file yang dibutuhkan.

Dalam beberapa kasus yang pernah saya temui, pada brand Maxtron SPD, file system bisa mengakibatkan blank atau lcd bergaris, padahal yang kita tau kasus blank itu ada pada file uboot (bukan pada file system).

Ini adalah tips sangat dasar bagi pemula untuk menghindari munculnya masalah baru setelah flash android berchipset MTK dan SPD, tetap semangat belajar jangan mudah menyerah, karena tidak akan ada kesuksesan tanpa adanya pengorbanan.

Demikian sekilas pembahasan tips cara flash Android berchip MTK dan SPD, semoga bermanfaat bagi teknisi pemula.

  • You must to post comments
0
0

Terima kasih banyak Pak. Tips nya sangat membantu bagi pemula seperti saya

  • Andi
    Terima Kasih Atas Solusi Nya#SUKSES_SELALU
  • You must to post comments
Menampilkan 1 hasil
Jawaban Anda

Silahkan terlebih dahulu untuk berdiskusi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More