Cara Mengatasi Hardbrick Redmi Note 5 Pro (Whyred) via Test Point

5.262

Xiaomi Redmi Note 5 Pro AllPonselgue.com | Cara Mengatasi Hardbrick Redmi Note 5 Pro (Test Point) -Jika perangkat Xiaomi Anda dalam kondisi hardbrick, mati total,  tidak bisa mode recovery atau fastboot, satu-satunya cara untuk masuk ke mode EDL adalah dengan melakukan Test Point. Ini merupakan cara pamungkas agar perangkat Anda bisa dikenali oleh PC/Laptop.

Anda bisa menggunakan test point untuk flashing HP dalam kondisi :

  1. Smartphone mati total (bricked), tidak bisa masuk ke mode Fastboot maupun Recovery.
  2. Perangkat stuck di Qualcomm USB 900e mode.
  3. Bootloader terkunci dan perangkat dalam keadaan bootloop.
  4. Anda mau flashing ROM Stable/ Developer pada perangkat yang belum Unlock bootloader.

Nah, untuk mengatasi hardbrick Redmi Note 5 Pro, silahkan Anda lanjutkan untuk membaca artikel di bawah ini.

Baca juga :

Cara Mengatasi Hardbrick Redmi Note 5 Pro (Whyred) via Test Point

Mengatasi Hardbrick Redmi Note 5 Pro

Peralatan dan bahan yang dibutuhkan :

  • PC / Laptop dengan OS Windows 7 ke atas.
  • Kabel USB original / bawaan).
  • ROM Fastboot »  Redmi Note 5 Pro (Whyred), kemudian ekstrak dan letakkan di drive C:\.
  • Unduh Driver HS-USB QD Loader (EDL : Emergency Download Mode) (Windows 32 bit atau Windows 64 bit). Kemudian instal driver pada komputer Anda.
  • Install Minimal ADB and Fastboot, berguna sebagai fastboot command.
  • MiFlashTools versi 20170425. MiFlash ini sudah include dengan driver untuk Windows 32/64 bit, jadi Anda tidak perlu install driver lain lagi. Jika pada saat instalasi muncul peringatan Windows Security,” Windows can’t verify —-“ , lanjutkan dengan memilih “Install this driver software anyway”.install Driver

Langkah Flashing Xiaomi Redmi Note 5 Pro Bricked

  1. Pertama, buka casing belakang dengan hati-hati, buka dari bagian bawah terlebih dahulu.
  2. Selanjutnya sambungkan dua titik yang untuk test point (lihat gambar dibawah) menggunakan pinset, peniti atau kabel tembaga untuk melakukan short contact sambil menyambungkan perangkat ke PC/laptop. Area test point biasanya tertutup oleh selotip, Anda harus membukanya terlebih dahulu.

    Test Point Redmi Note 5 Pro
    Foto : en.miui.com/thread-2171064-1-1.html
  3. Jika perangkat sudah terdeteksi, nantinya pada device manager akan muncul Qualcom HS-USB QDLoader.
  4. Selanjutnya jalankan aplikasi MiFlash Tool, kemudian Klik Refresh Maka Redmi Note 5 Pro akan terdeteksi sebagai COMx.
  5. Setelah itu pilih Select kemudian pilih folder tempat Anda menyimpan ROM fastboot tadi.
  6. Pilih opsi Clean All pada bagian bawah Mi Flash, kemudian, klik Flash untuk memulai proses flashing.Flash Xiaomi
  7. Jika sudah muncul status : “Flash Done” atau “Success” itu berarti proses flashing sudah berhasil di jalankan.
  8. Sekarang lepaskan kabel USB, lalu coba nyalakan dengan menekan tombol power selama beberapa saat.
  9. Biasanya proses booting pertama memakan waktu yang cukup lama dari biasanya, tetapi ini normal, tunggu hingga masuk ke homescreen.
  10. Selesai.

Nah, kini seharusnya Xiaomi Redmi Note 5 Pro Anda sudah normal dan dapat digunakan kembali.

NOTE : Flashing merupakan proses yang cukup teknis. Jadi, apabila Anda mengikuti panduan diatas, Anda paham bahwa segala resiko yang terjadi pada perangkat diluar tanggung jawab Ponselgue.com.

Itulah tadi cara mengatasi hardbrick Redmi Note 5 Pro aka Whyred via Test Point. Jika Anda mengalami kendala, silahkan tulis pertanyaan Anda pada kolom komentar yang tersedia.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Baca juga :

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More